
Jakarta, boilerenergyefficiency Indonesia
—
Kolombia
kini resmi memiliki presiden anyar. Abelardo de la Espriella, tokoh sayap kanan yang didukung
Amerika Serikat
(AS), dilantik sebagai Presiden Kolombia, Jumat (7/8).
Mantan pengacara ini memenangkan pemilihan presiden putaran kedua pada Juni lalu. Pelantikannya sebagai presiden disebut mengakhiri pemerintahan sayap kiri Kolombia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidato pertamanya, De la Espriella berjanji untuk memulihkan ketertiban, otoritas, dan kebebasan segera setelah dilantik. Ia juga menegaskan kembali rencananya untuk memberantas ‘terorisme narkoba’ di negara Amerika Selatan tersebut.
“Tidak akan ada ruang untuk manuver yang merusak stabilitas negara,” ujarnya, melansir
AFP
.
Hal pertama yang harus dilakukannya, lanjut dia, adalah bergabung dengan aliansi anti-kartel regional pimpinan Presiden AS Donald Trump yang dikenal sebagai Shield of the Americas.
De la Espriella punya rencana besar untuk menumpas pemberontak bersenjata, menyesuaikan diri dengan AS, dan merombak sistem pemerintahan Kolombia.
“Saya punya nyali untuk memulihkan ketertiban,” ujarnya berulang kali saat kampanye.
Ia juga telah menawarkan untuk menampung pasukan AS di tanah Kolombia.
De la Espriella sebelum dikenal sebagai seorang pengacara yang flamboyan. Ia sebelumnya tinggal di Florence, Italia, di mana ia bepergian dengan jet pribadi mempromosikan rum, anggur, dan jenama fesyennya, De la Espriella Style.
(asr)
[Gambas:Video boilerenergyefficiency]
Baca lagi: Hitungan Biaya Kepemilikan Suzuki XL7, Terjangkau?
Baca lagi: Modifikasi Ayla Vintage dan Gran Max Retro Jadi Hadiah Undian Daihatsu
Baca lagi: XLSmart Semakin Ambisius Garap 5G, Target Lebih dari 100 Kota di 2026


