
Jakarta, boilerenergyefficiency Indonesia
—
Presiden
Argentina
Javier Milei
memastikan tidak akan hadir langsung di final
Piala Dunia 2026
saat Tim Tango menghadapi Spanyol di MetLife Stadium, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat.
Keputusan itu bukan karena agenda kenegaraan, melainkan lantaran kepercayaan takhayul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir
The New York Times,
Milei mengatakan ia akan menyaksikan laga final dari kediaman resmi presiden di Olivos, seperti yang ia lakukan sepanjang perjalanan Argentina di turnamen ini.
“Tidak mungkin (datang ke stadion). Saya akan terus menonton semua pertandingan dari Olivos,” kata Milei.
Presiden berusia 55 tahun itu mengakui keputusannya didasari keyakinan takhayul bahwa rutinitas yang dijalaninya selama Piala Dunia membawa keberuntungan bagi Argentina.
Ia bahkan mengungkapkan memiliki kebiasaan khusus saat menonton pertandingan.
“Karena cuaca dingin dan saya tidak menyalakan pemanas, saya memakai jaket bermerek perusahaan minyak,” ujar Milei.
Menurutnya, saat laga melawan Swiss, ia sempat melepas jaket tersebut karena merasa kepanasan. Tak lama kemudian, Argentina kebobolan.
“Saya memakainya lagi dan sejak itu tidak pernah melepasnya,” ucap Milei.
Argentina melaju ke final setelah bangkit mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal, Kamis (16/7), sekaligus menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada 2022.
Takhayul juga dilakukan Scaloni hingga Messi
Milei bukan satu-satunya sosok di kubu Argentina yang memiliki ritual khusus terkait sepak bola.
Pelatih Lionel Scaloni juga pernah mengungkapkan dirinya selalu menginjak lapangan dengan kaki kanan lebih dulu sebelum pertandingan dimulai.
“Saya sudah melakukannya sejak mulai bermain sepak bola dan tidak akan pernah berhenti. Apa pun hasil pertandingannya,” kata Scaloni pada 2024.
Di kalangan pemain, Lionel Messi, Rodrigo De Paul, dan Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) Claudio Tapia juga memiliki tradisi tersendiri.
Sejak membawa Argentina menjuarai Copa America 2021, ketiganya rutin berfoto bersama sebelum laga-laga besar sebagai simbol keberuntungan.
Ritual tersebut kembali dilakukan jelang Finalissima 2022 melawan Italia dan final Piala Dunia 2022 kontra Prancis. Argentina memenangi kedua pertandingan tersebut.
Kini, tradisi serupa kembali dijalankan menjelang final Piala Dunia 2026 saat Argentina bersiap menghadapi Spanyol demi mempertahankan gelar juara dunia.
(anm/rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video boilerenergyefficiency]
Baca lagi: Menteri Hongaria Umumkan Mundur, Manuver Jadi Bos BYD
Baca lagi: Banyak Buang Peluang Lawan Inggris, Olise Menangis di Ruang Ganti
Baca lagi: 5 Catatan Penting Jelang Fajar/Fikri vs Hoki/Kobayashi di Japan Open




3 Responses
Penjelasan yang sangat jernih dan membantu riset saya. Saya juga menyarankan artikel pendukung di https://coursework.uma.ac.id/index.php/teknik/article/view/9 biar pemahaman kita makin lengkap.
Suka banget sama gaya bahasanya yang mengalir dan gampang dicerna. Top cer banget min! Sekadar nambahin referensi bacaan untuk memperluas pemahaman, silakan mampir ke https://sio2.mimuw.edu.pl/c/oi22-1/forum/20/2118/
Terima kasih banyak atas pencerahannya lewat artikel yang berbobot ini. Keren abis informasinya admin! Sebagai materi pembanding dari sumber berbeda, kemarin saya nemu tulisan bagus di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296886586_htm