Pertemuan Trump-Netanyahu Disebut Singkat, Tanpa Diskusi Tatap Muka

Jakarta, boilerenergyefficiency Indonesia

—

Perdana Menteri Israel

Benjamin Netanyahu

bertemu dengan Presiden Amerika Serikat

Donald Trump

dalam waktu singkat pada Selasa (27/8).

Pertemuan itu bahkan menjadi yang tersingkat yang dilakukan Netanyahu dan Trump di Gedung Putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan media Israel YNet News, pertemuan berlangsung sebentar dan tak ada tanya jawab dengan media.

Netanyahu ditempatkan di Blair House, tetapi tidak disambut dengan karpet merah saat tiba. Tidak ada pula diskusi tatap muka langsung antara dia dan Trump.

Salah satu sahabat pejabat senior yang mengetahui jalannya pembicaraan mengatakan pertemuan tersebut fokus ke Iran.

“Pertemuan berfokus ke Iran dan sangat positif,” ujar pejabat itu, dikutip dari

Ynet News

.

Dia lalu berkata, “Trump dan Netanyahu menegaskan kembali tujuan mereka bersama mereka untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.”

Trump dan Netanyahu juga membahas berbagai peluang di Timur Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, Netanyahu dilaporkan berupaya membujuk Trump untuk meninggalkan kesepakatan damai dengan Iran.

Netanyahu ke Ruang Oval juga untuk menyampaikan informasi intelijen terbaru soal upaya pembangunan kembali militer dan nuklir Iran, termasuk aktivitas di situs bawah tanah Gunung Pickaxe.

Tak cuma Netanyahu dan Trump yang bertemu. Dari pihak AS terlihat yakni Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Wakil Presiden AS JD Vance, dan utusan utama Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff.

Sementara itu, dari pihak Israel, ada Dewan Keamanan Nasional Shmuel Ben Ezra, Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat Yechiel Leiter, kepala staf Ido Norden, sekretaris militer Brigjen Guy Markizano, Caroline Glick, dan Ophir Falk.

Pertemuan Netanyahu dan Trump terjadi saat hubungan keduanya memanas.

Para pejabat Israel bahkan memandang PM itu tidak dapat diandalkan. AS juga berpendapat serupa. Menurut mereka bahkan hampir tidak ada pemimpin Timur Tengah yang saat ini mempercayai Netanyahu, sehingga menyulitkan memajukan kesepakatan diplomatik.

(isa/bac)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video boilerenergyefficiency]

Baca lagi: Peneliti Ciptakan ‘Stop Kontak’ di Bawah Kulit Manusia, Ini Gunanya

Baca lagi: PM Inggris Andy Burnham Sentil FIFA: Piala Dunia Bukan Sebuah Produk

Baca lagi: AKBP F Bakal Disidang Etik Terkait Dugaan Pelecehan Polwan

One Response

  1. Artikel ini sangat layak dibaca karena memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami. Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru dari sini. Jangan lupa mengunjungi ULTRARUBY.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: