
Jakarta, boilerenergyefficiency Indonesia
—
Presiden
Argentina
Javier Milei
mengaku tak akan ikut-ikutan merayakan jika timnas Argentina menjadi juara Piala Dunia 2026.
Meski demikian, ia mempersilakan Istana Casa Rosada digunakan sebagai tempat perayaan Timnas jika juara lagi dalam Piala Dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milei bahkan akan mengosongkan gedung pemerintahan tersebut agar pemain dapat merayakan kemenangan tanpa intervensi politik.
Ia memilih untuk tidak ikut dalam perayaan dan akan tetap berada di rumah pribadinya di Quinta de Olivos untuk memastikan pesta tersebut sepenuhnya milik para pemain dan rakyat Argentina.
Dalam wawancara dengan Radio El Observador, ketika ditanya apakah ia akan mengizinkan perayaan di Casa Rosada (Gedung Pemerintah) jika tim ingin berkunjung setelah kembali dari Piala Dunia, presiden menjawab dengan tegas dan bahkan menambahkan sedikit sindiran, “Saya telah menyediakan Casa Rosada, dan ketika para pemain pergi, untuk menghindari campur tangan politik, saya akan mengosongkannya pada hari itu juga.”
Ia menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk tidak hadir saat perayaan kemenangan.
“Saya tidak pantas berada di foto itu. Merekalah yang memenangkan pertandingan di lapangan. Pujian milik mereka, prestasi milik mereka, dan perayaan milik mereka dan rakyat Argentina,” katanya dikutip dari
TYC Sports
.
Perayaan pesta juara Argentina biasanya dilangsungkan di Monumen Obelisk, yang berada di ibu kota Buenos Aires. Lokasi tersebut kerap menjadi tempat perayaan bagi kesuksesan timnas olahraga yang mewakili negara Amerika Selatan tersebut,dengan ratusan ribu warga yang membanjiri.
Argentina akan menuntaskan laga semifinal pada Kamis (16/7) melawan Inggris di Stadion Atlanta, AS. Jika menang, akan masuk babak puncak melawan pemenang antara Prancis dan Spanyol.
Argentina memastikan menyegel tiket semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan 10 pemain Swiss dengan skor 3-1 di Stadion Kansas City, Missouri, Amerika Serikat (AS), Minggu (12/7) pagi WIB.
Tiga gol Argentina ke gawang Swiss dicetak Alexis Mac Allister pada menit ke-9, Julián Alvarez pada menit ke-112, dan Lautaro Martínez di penghujung laga. Sementara gol Swiss diciptakan Dan Ndoye pada menit ke-67.
(imf/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video boilerenergyefficiency]
Baca lagi: Ferrari Rilis Mobil Baru SF-26 untuk F1 2026
Baca lagi: Penjualan Motor Juni 2026 Naik, Semester I Tembus 3,1 Juta Unit
Baca lagi: Sam Neill Meninggal, Aktor dan Pejabat Selandia Baru Berduka


2 Responses
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://dl.nanet.go.kr/detail/NONB1200929236 yang cukup menarik.
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke https://kldp.org/node/60596 deh, lumayan nambah wawasan.