
Jakarta, boilerenergyefficiency Indonesia
—
Ukraina
kembali menyerang armada besar kapal-kapal
Rusia
yang melintas di Laut Azov menggunakan drone pada akhir pekan lalu.
Serangan besar-besaran yang menargetkan 90 kapal termasuk tanker Rusia memaksa Moskow menutup jalur perdagangan penting di Laut Azov.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala divisi drone Ukraina, Robert Brovdi, mengatakan pada Minggu bahwa unitnya telah menyerang 10 kapal tanker dan empat feri semalam, serta sebuah kilang minyak besar di kota Syzran.
Ia menambahkan bahwa telah terjadi beberapa serangan terhadap gardu listrik di Krimea yang diduduki Rusia.
“Penghinaan teknologi terhadap kekaisaran [Rusia] terus berlanjut. Kekaisaran itu akan runtuh karena Krimea,” tulis Brovdi di media sosial, dikutip dari
The Guardian
.
Brovdi mengatakan armada bayangan Moskow yang mengangkut produk minyak yang dikenai sanksi ke seluruh dunia, “menyusut secara nyata” dan tidak dapat lagi menggunakan Selat Kerch, jalur penghubung Laut Azov dengan Laut Hitam.
Laut Azov adalah jalur vital yang menghubungkan Rusia dengan Eropa Timur. Laut ini sangat penting secara ekonomi dan militer bagi Moskow. Rusia menggunakannya untuk mengirimkan minyak, biji-bijian, dan produk lain seperti baja ke pasar internasional.
Rusia menangguhkan pengiriman melalui kanal Don-Azov pada Jumat, menurut laporan
Reuters
. Kanal tersebut terhubung dengan jaringan sungai Rusia dan Laut Kaspia. Rute ekspor melalui Kerch dan Selat Bosporus di Turki ini secara efektif ditutup.
Mantan Menteri Pertahanan Ukraina, Andriy Zagorodnyuk, mengatakan Kremlin telah kehilangan kendali atas koridor maritim yang “kritis”.
Ia menilai blokade tersebut memengaruhi kapal militer dan pengiriman yang mengangkut biji-bijian yang dicuri dari Ukraina selatan yang diduduki dan dipindahkan melalui pelabuhan Berdyansk dan Mariupol.
“Laut Kaspia tidak memiliki hubungan apa pun dengan samudra dunia. Laut itu telah berubah menjadi danau. Semua produknya, pertanian, pupuk, apa pun, melewati kanal dan sungai ini,” kata Zagorodnyuk.
(bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video boilerenergyefficiency]
Baca lagi: RI Ingin Bangun Pusat Keuangan Internasional, Apa Dampak ke Ekonomi?
Baca lagi: Cerita Lyodra-Amora Bawa OST Moana Live-Action Versi Bahasa Indonesia
Baca lagi: Mongol hingga Agum Gumelar Hadiri Ibadah Tutup Peti Temon




2 Responses
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://kldp.org/comment/257896 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://kldp.org/comment/352350 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.